Maumolo — Yayasan Felix Maria Go (YFMG) resmi menancapkan kiprahnya di Kampung Maumolo, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur. Kehadiran YFMG berupaya untuk peningkatan taraf hidup mereka.
Ketua YFMG, Fransiscus Go, menjelaskan bahwa yayasan yang dipimpinnya datang ke Maumolo dengan membawa tiga pilar karya utama. Ketiga pilar tersebut mencakup karya pendidikan, karya kesehatan, serta karya sosial ekonomi kemasyarakatan yang diharapkan mampu menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat di wilayah tersebut.
Sebagai langkah awal yang konkret, YFMG memulai program kerja mereka dengan pengadaan air bersih yang dapat mengalir secara lancar sepanjang tahun. Ketersediaan air bersih dinilai sebagai kebutuhan paling mendasar yang harus segera dipenuhi sebelum program-program lainnya dapat berjalan secara optimal di wilayah Maumolo.
Fransiscus Go menegaskan bahwa masyarakat Maumolo tidak boleh hanya berpangku tangan menunggu bantuan dari pemerintah. Ia mendorong warga untuk terlebih dahulu bangkit dan bergerak secara mandiri, karena langkah inisiatif dari bawah justru akan menjadi daya tarik yang kuat bagi perhatian pemerintah di berbagai tingkatan.
Menurut Fransiscus, pola gerakan mandiri dari masyarakat terbukti efektif dalam menarik respons positif dari pemerintah pusat maupun daerah. Ia meyakini bahwa jika ada gerakan positif yang nyata dari masyarakat, maka bantuan dari berbagai pihak akan datang dengan sendirinya mengikuti momentum tersebut.
Kabar menggembirakan pun datang dari Bupati TTU yang disebut Fransiscus telah menyampaikan komitmennya secara langsung. Bupati TTU berbisik kepada Fransiscus bahwa pemerintah daerah akan memberikan perhatian serius terhadap pembangunan jalan dan berbagai infrastruktur lainnya yang ada di Kampung Maumolo dalam waktu dekat.
Di bidang pendidikan, YFMG diharapkan dapat mendorong peningkatan akses dan kualitas belajar bagi anak-anak Maumolo yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan. Program di sektor ini direncanakan berjalan beriringan dengan program kesehatan yang menyasar peningkatan layanan dan kesadaran hidup sehat bagi seluruh lapisan warga.
Sementara itu, program sosial ekonomi kemasyarakatan yang menjadi salah satu pilar YFMG diharapkan mampu membuka peluang bagi warga untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi keluarga. Pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal menjadi salah satu pendekatan yang akan dikembangkan yayasan bersama masyarakat Maumolo.
Kehadiran Yayasan Felix Maria Go di Kampung Maumolo kini menjadi titik harapan baru bagi ribuan warga yang selama ini merasa terpinggirkan dari arus pembangunan. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah TTU, program-program YFMG diharapkan tidak hanya membawa perubahan sesaat, melainkan menjadi fondasi kemajuan yang kokoh dan berkelanjutan bagi Maumolo di masa mendatang.

