TANJUNG BUNGA — Yayasan Felix Maria Go (YFMG) kembali menggelar kegiatan edukasi budidaya hidroponik dan pertanian organik di SMP Negeri 2 Tanjung Bunga, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan pertanian kepada generasi muda sekaligus mendorong siswa untuk mengembangkan keterampilan bercocok tanam sejak dini.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari pembelajaran sebelumnya yang hanya diikuti oleh beberapa siswa. Melihat antusiasme dan pentingnya materi yang diberikan, pihak sekolah meminta agar kegiatan serupa dapat melibatkan seluruh siswa sehingga manfaat edukasi pertanian bisa dirasakan secara lebih luas.
YFMG menyambut baik permintaan tersebut dengan kembali menghadirkan pembelajaran mengenai budidaya hidroponik dan pertanian organik. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang cara menanam tanaman serta mengenal berbagai metode pertanian yang dapat diterapkan di lingkungan sekitar.
Budidaya hidroponik menjadi salah satu materi utama yang diperkenalkan kepada para siswa. Metode ini memungkinkan tanaman tumbuh tanpa menggunakan tanah sebagai media utama, melainkan memanfaatkan air yang mengandung nutrisi. Teknik tersebut dapat menjadi alternatif bercocok tanam, terutama di lingkungan yang memiliki keterbatasan lahan.
Selain hidroponik, siswa juga mendapatkan edukasi mengenai pertanian organik. Pendekatan ini menekankan pemanfaatan bahan-bahan alami dalam proses budidaya tanaman serta pentingnya menjaga kesuburan tanah dan keseimbangan lingkungan.
Pengenalan kedua metode tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan siswa mengenai dunia pertanian. Pertanian tidak hanya dipahami sebagai kegiatan tradisional yang membutuhkan lahan luas, tetapi juga sebagai bidang yang dapat dikembangkan melalui kreativitas, pengetahuan, dan pemanfaatan teknologi sederhana.
Pelibatan seluruh siswa juga menjadi kesempatan untuk menumbuhkan pengalaman belajar yang lebih merata. Dengan mengenal proses budidaya tanaman secara langsung, siswa dapat belajar memahami tahapan pertumbuhan tanaman, kebutuhan nutrisi, serta pentingnya perawatan dalam menghasilkan tanaman yang sehat.
Lebih dari sekadar pembelajaran di kelas, edukasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Kebiasaan menanam dan merawat tanaman dapat menjadi langkah sederhana untuk membangun kesadaran tentang ketahanan pangan, pemanfaatan sumber daya, serta pentingnya menjaga alam.
Bagi YFMG, edukasi pertanian di lingkungan sekolah merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan keterampilan praktis yang berpotensi dikembangkan oleh generasi muda. Pengetahuan tentang hidroponik dan pertanian organik dapat menjadi bekal bagi siswa untuk mencoba kegiatan produktif, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan di SMPN 2 Tanjung Bunga ini, YFMG berharap pembelajaran pertanian dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi para siswa. Kolaborasi antara yayasan dan pihak sekolah diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kreativitas, kemandirian, dan kepedulian generasi muda terhadap sektor pertanian.

