{"id":1592,"date":"2026-10-01T02:58:51","date_gmt":"2026-10-01T02:58:51","guid":{"rendered":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/?p=1592"},"modified":"2026-10-01T02:58:51","modified_gmt":"2026-10-01T02:58:51","slug":"yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/","title":{"rendered":"YFMG Dorong Warga Saisana Manfaatkan Pekarangan Lewat Lomba Dapur Hidup"},"content":{"rendered":"<p>Nusa Tenggara Timur &#8211;\u00a0 Yayasan Felix Maria Go (YFMG) bersama Komunitas Gen.Z Gejala terus mendorong masyarakat desa agar memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk berbagai kegiatan produktif. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan \u201cLomba Dapur Hidup\u201d yang digelar di Desa Persiapan Saisana, Kecamatan Noebeba, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).<\/p>\n<p>Kegiatan \u201cLomba Dapur Hidup\u201d tersebut dilaksanakan pada 26 September 2026. Lomba ini menjadi bagian dari upaya Gen.Z Gejala dan YFMG untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.<\/p>\n<p>Motor penggerak Gen.Z Gejala, Yaya, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memacu semangat masyarakat agar lebih produktif dalam mengelola lahan yang ada di sekitar rumah. Menurutnya, pekarangan dapat dimanfaatkan untuk menanam berbagai kebutuhan dapur sehingga masyarakat tidak selalu harus membeli bahan pangan.<\/p>\n<p>\u201cAgar kebutuhan dapur mereka terpenuhi dan menekan belanja pengeluaran. Sebisa mungkin mereka bisa ditanam, jangan sampai dibeli,\u201d kata Yaya kepada RakyatNTT.id, Rabu (30\/9\/2026).<\/p>\n<p>Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, Yaya menjelaskan, konsep dapur hidup juga diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan stunting di wilayah pedesaan. Dengan memanfaatkan pekarangan, keluarga dapat memiliki akses lebih dekat terhadap berbagai bahan pangan yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan gizi.<\/p>\n<p>\u201cKarena stunting di desa kita cukup banyak. Dan kami sangat senang melihat antusias masyarakat mengikuti lomba ini,\u201d ujar Yaya. Ia menyebutkan, penilaian tahap kedua direncanakan berlangsung pada minggu ketiga Oktober 2026.<\/p>\n<p>Yaya berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebatas perlombaan. Menurut dia, semangat memanfaatkan pekarangan harus terus dilanjutkan masyarakat sehingga lahan di sekitar rumah dapat memberikan manfaat nyata bagi kebutuhan sehari-hari.<\/p>\n<p>\u201cSaya selaku motor penggerak Gen.Z Gejala berterima kasih pada Bapak Fransiscus Go dan Yayasan Felix Maria Go yang telah membantu kami melaksanakan kegiatan lomba ini. Saya tidak bisa sendiri, saya butuh disupport. Dan saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari Yayasan Felix Maria Go,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Dalam pelaksanaan \u201cLomba Dapur Hidup\u201d, Gen.Z Gejala dan YFMG juga mendapat dukungan dari empat orang dewan juri. Mereka adalah Andre dan Stef dari Maumolo, Esty B. Khikhau dari Soe, serta Santi Asbanu dari Kecamatan Amanuban Selatan.<\/p>\n<p>Yaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi antara Gen.Z Gejala, YFMG, dewan juri, dan masyarakat dapat terus memberikan dampak positif, khususnya dalam mendorong warga desa memanfaatkan pekarangan secara produktif untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nusa Tenggara Timur &#8211;\u00a0 Yayasan Felix Maria Go (YFMG) bersama Komunitas Gen.Z Gejala terus mendorong masyarakat desa agar memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk berbagai kegiatan produktif. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan \u201cLomba Dapur Hidup\u201d yang digelar di Desa Persiapan Saisana, Kecamatan Noebeba, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Kegiatan \u201cLomba Dapur Hidup\u201d tersebut dilaksanakan pada 26 September 2026. Lomba ini menjadi bagian dari upaya Gen.Z Gejala dan YFMG untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Motor penggerak Gen.Z Gejala, Yaya, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memacu semangat masyarakat agar lebih produktif dalam mengelola lahan yang ada di sekitar rumah. Menurutnya, pekarangan dapat dimanfaatkan untuk menanam berbagai kebutuhan dapur sehingga masyarakat tidak selalu harus membeli bahan pangan. \u201cAgar kebutuhan dapur mereka terpenuhi dan menekan belanja pengeluaran. Sebisa mungkin mereka bisa ditanam, jangan sampai dibeli,\u201d kata Yaya kepada RakyatNTT.id, Rabu (30\/9\/2026). Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, Yaya menjelaskan, konsep dapur hidup juga diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan stunting di wilayah pedesaan. Dengan memanfaatkan pekarangan, keluarga dapat memiliki akses lebih dekat terhadap berbagai bahan pangan yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan gizi. \u201cKarena stunting di desa kita cukup banyak. Dan kami sangat senang melihat antusias masyarakat mengikuti lomba ini,\u201d ujar Yaya. Ia menyebutkan, penilaian tahap kedua direncanakan berlangsung pada minggu ketiga Oktober 2026. Yaya berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebatas perlombaan. Menurut dia, semangat memanfaatkan pekarangan harus terus dilanjutkan masyarakat sehingga lahan di sekitar rumah dapat memberikan manfaat nyata bagi kebutuhan sehari-hari. \u201cSaya selaku motor penggerak Gen.Z Gejala berterima kasih pada Bapak Fransiscus Go dan Yayasan Felix Maria Go yang telah membantu kami melaksanakan kegiatan lomba ini. Saya tidak bisa sendiri, saya butuh disupport. Dan saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari Yayasan Felix Maria Go,\u201d ungkapnya. Dalam pelaksanaan \u201cLomba Dapur Hidup\u201d, Gen.Z Gejala dan YFMG juga mendapat dukungan dari empat orang dewan juri. Mereka adalah Andre dan Stef dari Maumolo, Esty B. Khikhau dari Soe, serta Santi Asbanu dari Kecamatan Amanuban Selatan. Yaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi antara Gen.Z Gejala, YFMG, dewan juri, dan masyarakat dapat terus memberikan dampak positif, khususnya dalam mendorong warga desa memanfaatkan pekarangan secara produktif untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1593,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[185,249,115,11],"class_list":["post-1592","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-dapur-hidup","tag-lomba-dapur-hidup","tag-tts","tag-yfmg"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>YFMG Dorong Warga Saisana Manfaatkan Pekarangan Lewat Lomba Dapur Hidup - Yayasan Felix Maria<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"YFMG Dorong Warga Saisana Manfaatkan Pekarangan Lewat Lomba Dapur Hidup - Yayasan Felix Maria\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Nusa Tenggara Timur &#8211;\u00a0 Yayasan Felix Maria Go (YFMG) bersama Komunitas Gen.Z Gejala terus mendorong masyarakat desa agar memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk berbagai kegiatan produktif. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan \u201cLomba Dapur Hidup\u201d yang digelar di Desa Persiapan Saisana, Kecamatan Noebeba, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Kegiatan \u201cLomba Dapur Hidup\u201d tersebut dilaksanakan pada 26 September 2026. Lomba ini menjadi bagian dari upaya Gen.Z Gejala dan YFMG untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Motor penggerak Gen.Z Gejala, Yaya, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memacu semangat masyarakat agar lebih produktif dalam mengelola lahan yang ada di sekitar rumah. Menurutnya, pekarangan dapat dimanfaatkan untuk menanam berbagai kebutuhan dapur sehingga masyarakat tidak selalu harus membeli bahan pangan. \u201cAgar kebutuhan dapur mereka terpenuhi dan menekan belanja pengeluaran. Sebisa mungkin mereka bisa ditanam, jangan sampai dibeli,\u201d kata Yaya kepada RakyatNTT.id, Rabu (30\/9\/2026). Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, Yaya menjelaskan, konsep dapur hidup juga diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan stunting di wilayah pedesaan. Dengan memanfaatkan pekarangan, keluarga dapat memiliki akses lebih dekat terhadap berbagai bahan pangan yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan gizi. \u201cKarena stunting di desa kita cukup banyak. Dan kami sangat senang melihat antusias masyarakat mengikuti lomba ini,\u201d ujar Yaya. Ia menyebutkan, penilaian tahap kedua direncanakan berlangsung pada minggu ketiga Oktober 2026. Yaya berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebatas perlombaan. Menurut dia, semangat memanfaatkan pekarangan harus terus dilanjutkan masyarakat sehingga lahan di sekitar rumah dapat memberikan manfaat nyata bagi kebutuhan sehari-hari. \u201cSaya selaku motor penggerak Gen.Z Gejala berterima kasih pada Bapak Fransiscus Go dan Yayasan Felix Maria Go yang telah membantu kami melaksanakan kegiatan lomba ini. Saya tidak bisa sendiri, saya butuh disupport. Dan saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari Yayasan Felix Maria Go,\u201d ungkapnya. Dalam pelaksanaan \u201cLomba Dapur Hidup\u201d, Gen.Z Gejala dan YFMG juga mendapat dukungan dari empat orang dewan juri. Mereka adalah Andre dan Stef dari Maumolo, Esty B. Khikhau dari Soe, serta Santi Asbanu dari Kecamatan Amanuban Selatan. Yaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi antara Gen.Z Gejala, YFMG, dewan juri, dan masyarakat dapat terus memberikan dampak positif, khususnya dalam mendorong warga desa memanfaatkan pekarangan secara produktif untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yayasan Felix Maria\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-01T02:58:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/fwefwefweffewfew.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"835\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"510\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Deni\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Deni\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/\",\"url\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/\",\"name\":\"YFMG Dorong Warga Saisana Manfaatkan Pekarangan Lewat Lomba Dapur Hidup - Yayasan Felix Maria\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/fwefwefweffewfew.jpg\",\"datePublished\":\"2026-10-01T02:58:51+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/2cc701c50ca40a9558d5df77f2d25850\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/fwefwefweffewfew.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/fwefwefweffewfew.jpg\",\"width\":835,\"height\":510},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"YFMG Dorong Warga Saisana Manfaatkan Pekarangan Lewat Lomba Dapur Hidup\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/\",\"name\":\"Yayasan Felix Maria\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/2cc701c50ca40a9558d5df77f2d25850\",\"name\":\"Deni\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/920c59f2ca5f4810f7d683392eb76969?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/920c59f2ca5f4810f7d683392eb76969?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Deni\"},\"url\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/author\/deni\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"YFMG Dorong Warga Saisana Manfaatkan Pekarangan Lewat Lomba Dapur Hidup - Yayasan Felix Maria","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"YFMG Dorong Warga Saisana Manfaatkan Pekarangan Lewat Lomba Dapur Hidup - Yayasan Felix Maria","og_description":"Nusa Tenggara Timur &#8211;\u00a0 Yayasan Felix Maria Go (YFMG) bersama Komunitas Gen.Z Gejala terus mendorong masyarakat desa agar memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk berbagai kegiatan produktif. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan \u201cLomba Dapur Hidup\u201d yang digelar di Desa Persiapan Saisana, Kecamatan Noebeba, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Kegiatan \u201cLomba Dapur Hidup\u201d tersebut dilaksanakan pada 26 September 2026. Lomba ini menjadi bagian dari upaya Gen.Z Gejala dan YFMG untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Motor penggerak Gen.Z Gejala, Yaya, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memacu semangat masyarakat agar lebih produktif dalam mengelola lahan yang ada di sekitar rumah. Menurutnya, pekarangan dapat dimanfaatkan untuk menanam berbagai kebutuhan dapur sehingga masyarakat tidak selalu harus membeli bahan pangan. \u201cAgar kebutuhan dapur mereka terpenuhi dan menekan belanja pengeluaran. Sebisa mungkin mereka bisa ditanam, jangan sampai dibeli,\u201d kata Yaya kepada RakyatNTT.id, Rabu (30\/9\/2026). Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, Yaya menjelaskan, konsep dapur hidup juga diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan stunting di wilayah pedesaan. Dengan memanfaatkan pekarangan, keluarga dapat memiliki akses lebih dekat terhadap berbagai bahan pangan yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan gizi. \u201cKarena stunting di desa kita cukup banyak. Dan kami sangat senang melihat antusias masyarakat mengikuti lomba ini,\u201d ujar Yaya. Ia menyebutkan, penilaian tahap kedua direncanakan berlangsung pada minggu ketiga Oktober 2026. Yaya berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebatas perlombaan. Menurut dia, semangat memanfaatkan pekarangan harus terus dilanjutkan masyarakat sehingga lahan di sekitar rumah dapat memberikan manfaat nyata bagi kebutuhan sehari-hari. \u201cSaya selaku motor penggerak Gen.Z Gejala berterima kasih pada Bapak Fransiscus Go dan Yayasan Felix Maria Go yang telah membantu kami melaksanakan kegiatan lomba ini. Saya tidak bisa sendiri, saya butuh disupport. Dan saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari Yayasan Felix Maria Go,\u201d ungkapnya. Dalam pelaksanaan \u201cLomba Dapur Hidup\u201d, Gen.Z Gejala dan YFMG juga mendapat dukungan dari empat orang dewan juri. Mereka adalah Andre dan Stef dari Maumolo, Esty B. Khikhau dari Soe, serta Santi Asbanu dari Kecamatan Amanuban Selatan. Yaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi antara Gen.Z Gejala, YFMG, dewan juri, dan masyarakat dapat terus memberikan dampak positif, khususnya dalam mendorong warga desa memanfaatkan pekarangan secara produktif untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.","og_url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/","og_site_name":"Yayasan Felix Maria","article_published_time":"2026-10-01T02:58:51+00:00","og_image":[{"width":835,"height":510,"url":"http:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/fwefwefweffewfew.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Deni","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Deni","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/","url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/","name":"YFMG Dorong Warga Saisana Manfaatkan Pekarangan Lewat Lomba Dapur Hidup - Yayasan Felix Maria","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/fwefwefweffewfew.jpg","datePublished":"2026-10-01T02:58:51+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/2cc701c50ca40a9558d5df77f2d25850"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/#primaryimage","url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/fwefwefweffewfew.jpg","contentUrl":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/fwefwefweffewfew.jpg","width":835,"height":510},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/10\/01\/yfmg-dorong-warga-saisana-manfaatkan-pekarangan-lewat-lomba-dapur-hidup\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"YFMG Dorong Warga Saisana Manfaatkan Pekarangan Lewat Lomba Dapur Hidup"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#website","url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/","name":"Yayasan Felix Maria","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/2cc701c50ca40a9558d5df77f2d25850","name":"Deni","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/920c59f2ca5f4810f7d683392eb76969?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/920c59f2ca5f4810f7d683392eb76969?s=96&d=mm&r=g","caption":"Deni"},"url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/author\/deni\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1592","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1592"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1592\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1594,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1592\/revisions\/1594"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1593"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1592"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1592"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1592"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}