{"id":1304,"date":"2026-02-22T11:19:36","date_gmt":"2026-02-22T11:19:36","guid":{"rendered":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/?p=1304"},"modified":"2026-02-22T11:19:36","modified_gmt":"2026-02-22T11:19:36","slug":"gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/","title":{"rendered":"Gerakan Jaga Alam dan Air Diharapkan Jadi Fondasi Kemandirian Desa di NTT"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Tokoh asal NTT, Ir. Fransiscus Go, menyapa para relawan GEJALA (Gerakan Jaga Alam dan Air) dalam sebuah pertemuan yang berlangsung hangat di Soe, Nusa Tenggara Timur. Kunjungan tersebut bertujuan memberikan dukungan moral agar gerakan lingkungan ini terus berkembang dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kerja para relawan yang dinilai konsisten menjaga kelestarian alam dan sumber daya air. Upaya tersebut dianggap sangat penting, terutama bagi wilayah yang rentan terhadap kekeringan dan krisis air.<\/p>\n<p>Relawan GEJALA diketahui aktif melakukan berbagai kegiatan, mulai dari perlindungan sumber mata air, penghijauan, hingga pendampingan pertanian berkelanjutan. Program-program ini tidak hanya berfokus pada lingkungan, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.<\/p>\n<p>Selain itu, gerakan ini turut mendorong lahirnya usaha-usaha produktif berbasis potensi lokal. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama pembangunan di wilayahnya sendiri.<\/p>\n<p>Fransiscus Go menilai bahwa menjaga alam dan air bukan sekadar kegiatan sosial sesaat. Menurutnya, langkah tersebut merupakan fondasi penting bagi pemberdayaan pemuda dan kemandirian desa dalam jangka panjang.<\/p>\n<p>Ia juga menekankan bahwa keberlanjutan lingkungan akan berdampak langsung pada ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. Tanpa sumber air yang terjaga, sektor pertanian sebagai tulang punggung desa akan sulit berkembang.<\/p>\n<p>Para relawan menyambut kehadiran dan dukungan tersebut dengan antusias. Mereka mengaku semakin termotivasi untuk memperluas jangkauan kegiatan dan melibatkan lebih banyak generasi muda.<\/p>\n<p>Gerakan Jaga Alam dan Air selama ini dikenal sebagai komunitas yang bekerja secara gotong royong. Pendekatan berbasis partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program-program yang dijalankan.<\/p>\n<p>Harapan besar disampaikan agar gerakan ini tetap solid dan tidak berhenti di tengah jalan. Dukungan dari berbagai pihak dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan program lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.<\/p>\n<p>Pada akhirnya, upaya menjaga alam dan air diharapkan mampu mewujudkan kedaulatan air dan pangan di daerah tersebut. Lebih jauh lagi, gerakan ini dipandang sebagai investasi bagi masa depan generasi muda di Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Tokoh asal NTT, Ir. Fransiscus Go, menyapa para relawan GEJALA (Gerakan Jaga Alam dan Air) dalam sebuah pertemuan yang berlangsung hangat di Soe, Nusa Tenggara Timur. Kunjungan tersebut bertujuan memberikan dukungan moral agar gerakan lingkungan ini terus berkembang dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kerja para relawan yang dinilai konsisten menjaga kelestarian alam dan sumber daya air. Upaya tersebut dianggap sangat penting, terutama bagi wilayah yang rentan terhadap kekeringan dan krisis air. Relawan GEJALA diketahui aktif melakukan berbagai kegiatan, mulai dari perlindungan sumber mata air, penghijauan, hingga pendampingan pertanian berkelanjutan. Program-program ini tidak hanya berfokus pada lingkungan, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Selain itu, gerakan ini turut mendorong lahirnya usaha-usaha produktif berbasis potensi lokal. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama pembangunan di wilayahnya sendiri. Fransiscus Go menilai bahwa menjaga alam dan air bukan sekadar kegiatan sosial sesaat. Menurutnya, langkah tersebut merupakan fondasi penting bagi pemberdayaan pemuda dan kemandirian desa dalam jangka panjang. Ia juga menekankan bahwa keberlanjutan lingkungan akan berdampak langsung pada ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. Tanpa sumber air yang terjaga, sektor pertanian sebagai tulang punggung desa akan sulit berkembang. Para relawan menyambut kehadiran dan dukungan tersebut dengan antusias. Mereka mengaku semakin termotivasi untuk memperluas jangkauan kegiatan dan melibatkan lebih banyak generasi muda. Gerakan Jaga Alam dan Air selama ini dikenal sebagai komunitas yang bekerja secara gotong royong. Pendekatan berbasis partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program-program yang dijalankan. Harapan besar disampaikan agar gerakan ini tetap solid dan tidak berhenti di tengah jalan. Dukungan dari berbagai pihak dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan program lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Pada akhirnya, upaya menjaga alam dan air diharapkan mampu mewujudkan kedaulatan air dan pangan di daerah tersebut. Lebih jauh lagi, gerakan ini dipandang sebagai investasi bagi masa depan generasi muda di Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1305,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[15,157,125,16,158],"class_list":["post-1304","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-fransiscus-go","tag-gejala","tag-kemandirian","tag-ntt","tag-sumber-air"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Gerakan Jaga Alam dan Air Diharapkan Jadi Fondasi Kemandirian Desa di NTT - Yayasan Felix Maria<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gerakan Jaga Alam dan Air Diharapkan Jadi Fondasi Kemandirian Desa di NTT - Yayasan Felix Maria\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta &#8211; Tokoh asal NTT, Ir. Fransiscus Go, menyapa para relawan GEJALA (Gerakan Jaga Alam dan Air) dalam sebuah pertemuan yang berlangsung hangat di Soe, Nusa Tenggara Timur. Kunjungan tersebut bertujuan memberikan dukungan moral agar gerakan lingkungan ini terus berkembang dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kerja para relawan yang dinilai konsisten menjaga kelestarian alam dan sumber daya air. Upaya tersebut dianggap sangat penting, terutama bagi wilayah yang rentan terhadap kekeringan dan krisis air. Relawan GEJALA diketahui aktif melakukan berbagai kegiatan, mulai dari perlindungan sumber mata air, penghijauan, hingga pendampingan pertanian berkelanjutan. Program-program ini tidak hanya berfokus pada lingkungan, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Selain itu, gerakan ini turut mendorong lahirnya usaha-usaha produktif berbasis potensi lokal. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama pembangunan di wilayahnya sendiri. Fransiscus Go menilai bahwa menjaga alam dan air bukan sekadar kegiatan sosial sesaat. Menurutnya, langkah tersebut merupakan fondasi penting bagi pemberdayaan pemuda dan kemandirian desa dalam jangka panjang. Ia juga menekankan bahwa keberlanjutan lingkungan akan berdampak langsung pada ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. Tanpa sumber air yang terjaga, sektor pertanian sebagai tulang punggung desa akan sulit berkembang. Para relawan menyambut kehadiran dan dukungan tersebut dengan antusias. Mereka mengaku semakin termotivasi untuk memperluas jangkauan kegiatan dan melibatkan lebih banyak generasi muda. Gerakan Jaga Alam dan Air selama ini dikenal sebagai komunitas yang bekerja secara gotong royong. Pendekatan berbasis partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program-program yang dijalankan. Harapan besar disampaikan agar gerakan ini tetap solid dan tidak berhenti di tengah jalan. Dukungan dari berbagai pihak dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan program lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Pada akhirnya, upaya menjaga alam dan air diharapkan mampu mewujudkan kedaulatan air dan pangan di daerah tersebut. Lebih jauh lagi, gerakan ini dipandang sebagai investasi bagi masa depan generasi muda di Nusa Tenggara Timur.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yayasan Felix Maria\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-22T11:19:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_20260222_091445_TikTok.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"946\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Deni\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Deni\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/\",\"url\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/\",\"name\":\"Gerakan Jaga Alam dan Air Diharapkan Jadi Fondasi Kemandirian Desa di NTT - Yayasan Felix Maria\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_20260222_091445_TikTok.jpg\",\"datePublished\":\"2026-02-22T11:19:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/2cc701c50ca40a9558d5df77f2d25850\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_20260222_091445_TikTok.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_20260222_091445_TikTok.jpg\",\"width\":946,\"height\":600},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gerakan Jaga Alam dan Air Diharapkan Jadi Fondasi Kemandirian Desa di NTT\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/\",\"name\":\"Yayasan Felix Maria\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/2cc701c50ca40a9558d5df77f2d25850\",\"name\":\"Deni\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/920c59f2ca5f4810f7d683392eb76969?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/920c59f2ca5f4810f7d683392eb76969?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Deni\"},\"url\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/author\/deni\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gerakan Jaga Alam dan Air Diharapkan Jadi Fondasi Kemandirian Desa di NTT - Yayasan Felix Maria","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Gerakan Jaga Alam dan Air Diharapkan Jadi Fondasi Kemandirian Desa di NTT - Yayasan Felix Maria","og_description":"Jakarta &#8211; Tokoh asal NTT, Ir. Fransiscus Go, menyapa para relawan GEJALA (Gerakan Jaga Alam dan Air) dalam sebuah pertemuan yang berlangsung hangat di Soe, Nusa Tenggara Timur. Kunjungan tersebut bertujuan memberikan dukungan moral agar gerakan lingkungan ini terus berkembang dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kerja para relawan yang dinilai konsisten menjaga kelestarian alam dan sumber daya air. Upaya tersebut dianggap sangat penting, terutama bagi wilayah yang rentan terhadap kekeringan dan krisis air. Relawan GEJALA diketahui aktif melakukan berbagai kegiatan, mulai dari perlindungan sumber mata air, penghijauan, hingga pendampingan pertanian berkelanjutan. Program-program ini tidak hanya berfokus pada lingkungan, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Selain itu, gerakan ini turut mendorong lahirnya usaha-usaha produktif berbasis potensi lokal. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama pembangunan di wilayahnya sendiri. Fransiscus Go menilai bahwa menjaga alam dan air bukan sekadar kegiatan sosial sesaat. Menurutnya, langkah tersebut merupakan fondasi penting bagi pemberdayaan pemuda dan kemandirian desa dalam jangka panjang. Ia juga menekankan bahwa keberlanjutan lingkungan akan berdampak langsung pada ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. Tanpa sumber air yang terjaga, sektor pertanian sebagai tulang punggung desa akan sulit berkembang. Para relawan menyambut kehadiran dan dukungan tersebut dengan antusias. Mereka mengaku semakin termotivasi untuk memperluas jangkauan kegiatan dan melibatkan lebih banyak generasi muda. Gerakan Jaga Alam dan Air selama ini dikenal sebagai komunitas yang bekerja secara gotong royong. Pendekatan berbasis partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program-program yang dijalankan. Harapan besar disampaikan agar gerakan ini tetap solid dan tidak berhenti di tengah jalan. Dukungan dari berbagai pihak dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan program lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Pada akhirnya, upaya menjaga alam dan air diharapkan mampu mewujudkan kedaulatan air dan pangan di daerah tersebut. Lebih jauh lagi, gerakan ini dipandang sebagai investasi bagi masa depan generasi muda di Nusa Tenggara Timur.","og_url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/","og_site_name":"Yayasan Felix Maria","article_published_time":"2026-02-22T11:19:36+00:00","og_image":[{"width":946,"height":600,"url":"http:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_20260222_091445_TikTok.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Deni","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Deni","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/","url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/","name":"Gerakan Jaga Alam dan Air Diharapkan Jadi Fondasi Kemandirian Desa di NTT - Yayasan Felix Maria","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_20260222_091445_TikTok.jpg","datePublished":"2026-02-22T11:19:36+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/2cc701c50ca40a9558d5df77f2d25850"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/#primaryimage","url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_20260222_091445_TikTok.jpg","contentUrl":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_20260222_091445_TikTok.jpg","width":946,"height":600},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2026\/02\/22\/gerakan-jaga-alam-dan-air-diharapkan-jadi-fondasi-kemandirian-desa-di-ntt\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gerakan Jaga Alam dan Air Diharapkan Jadi Fondasi Kemandirian Desa di NTT"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#website","url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/","name":"Yayasan Felix Maria","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/2cc701c50ca40a9558d5df77f2d25850","name":"Deni","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/920c59f2ca5f4810f7d683392eb76969?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/920c59f2ca5f4810f7d683392eb76969?s=96&d=mm&r=g","caption":"Deni"},"url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/author\/deni\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1304","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1304"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1304\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1306,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1304\/revisions\/1306"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1305"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1304"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1304"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1304"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}