{"id":1098,"date":"2025-07-30T09:22:32","date_gmt":"2025-07-30T09:22:32","guid":{"rendered":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/?p=1098"},"modified":"2025-07-30T09:22:32","modified_gmt":"2025-07-30T09:22:32","slug":"yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/","title":{"rendered":"Yayasan Felix Maria Go Latih Warga Maumolo Kelola Pisang Jadi Produk Ekonomi"},"content":{"rendered":"<p>Maumolo \u2014 Suasana penuh antusiasme tampak dari wajah ibu-ibu Desa Maumolo, Kelurahan Bansone, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), saat mengikuti pelatihan keterampilan yang diadakan oleh Yayasan Felix Maria Go (YFMG). Mereka kini memiliki harapan baru setelah belajar mengolah hasil alam di sekitar mereka untuk menambah penghasilan keluarga.<\/p>\n<p>Salah satu peserta, Magdalena Obe, menceritakan bahwa selama ini pisang yang tumbuh melimpah di desa mereka hanya dijadikan makanan ternak. \u201cKalau panen dan hasilnya banyak, kami tidak tahu harus buat apa. Kami makan sedikit, sisanya untuk makanan babi. Tapi sekarang kami diajari buat keripik pisang dan bisa dijual ke pasar atau sekolah,\u201d ujar Magdalena, Rabu (30\/7\/2025).<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa pelatihan ini membuka wawasan para ibu tentang potensi ekonomi dari tanaman yang selama ini dianggap biasa. \u201cTerima kasih Bapak Fransiscus Go dan YFMG yang sudah ajarkan kami cara bikin keripik, mengemas, dan menjual. Sekarang pisang kami bisa hasilkan uang,\u201d ungkapnya penuh semangat.<\/p>\n<p>Pelatihan keterampilan tersebut merupakan bagian dari program \u201cPelatihan Keterampilan Warga Menuju Kemandirian Ekonomi\u201d yang digelar YFMG bersama Ikatan Alumni SMA Negeri 1 (Ikasmansa) Kupang, Angkatan \u201987. Hari kedua kegiatan ini dipusatkan di Desa Maumolo.<\/p>\n<p>Dalam kegiatan itu, para peserta belajar langsung dari Koki Kue, Ratna Mella, yang mengajarkan cara membuat berbagai olahan seperti keripik pisang (kesang), olahan ubi, dan kue cucur. Semua bahan yang digunakan mudah didapat dari lingkungan sekitar, sehingga bisa langsung dipraktikkan di rumah.<\/p>\n<p>Direktur YFMG, Fransiscus Go, menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, tapi bagian dari visi besar untuk membangun kemandirian ekonomi dari keluarga. \u201cKemandirian dimulai dari tangan-tangan yang terampil,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Fransiscus, pelatihan ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan masyarakat TTU. \u201cKeterampilan yang kita tanamkan hari ini adalah warisan terbaik untuk generasi mendatang. Ini bukan sekadar pelatihan, melainkan bentuk nyata penghargaan terhadap martabat setiap keluarga,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Ia berharap hasil dari pelatihan ini bisa membangun kesadaran warga untuk terus mengembangkan potensi lokal yang ada. \u201cDari tangan terampil, lahir ekonomi mandiri. Itulah tujuan kami untuk masyarakat Kefamenanu dan Maumolo,\u201d pungkas Fransiscus Go.<\/p>\n<p>Kegiatan ini menjadi bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari hal sederhana. Dengan sedikit pelatihan, sumber daya yang dulu dianggap remeh kini menjadi jalan baru menuju kemandirian ekonomi warga.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Maumolo \u2014 Suasana penuh antusiasme tampak dari wajah ibu-ibu Desa Maumolo, Kelurahan Bansone, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), saat mengikuti pelatihan keterampilan yang diadakan oleh Yayasan Felix Maria Go (YFMG). Mereka kini memiliki harapan baru setelah belajar mengolah hasil alam di sekitar mereka untuk menambah penghasilan keluarga. Salah satu peserta, Magdalena Obe, menceritakan bahwa selama ini pisang yang tumbuh melimpah di desa mereka hanya dijadikan makanan ternak. \u201cKalau panen dan hasilnya banyak, kami tidak tahu harus buat apa. Kami makan sedikit, sisanya untuk makanan babi. Tapi sekarang kami diajari buat keripik pisang dan bisa dijual ke pasar atau sekolah,\u201d ujar Magdalena, Rabu (30\/7\/2025). Ia menambahkan bahwa pelatihan ini membuka wawasan para ibu tentang potensi ekonomi dari tanaman yang selama ini dianggap biasa. \u201cTerima kasih Bapak Fransiscus Go dan YFMG yang sudah ajarkan kami cara bikin keripik, mengemas, dan menjual. Sekarang pisang kami bisa hasilkan uang,\u201d ungkapnya penuh semangat. Pelatihan keterampilan tersebut merupakan bagian dari program \u201cPelatihan Keterampilan Warga Menuju Kemandirian Ekonomi\u201d yang digelar YFMG bersama Ikatan Alumni SMA Negeri 1 (Ikasmansa) Kupang, Angkatan \u201987. Hari kedua kegiatan ini dipusatkan di Desa Maumolo. Dalam kegiatan itu, para peserta belajar langsung dari Koki Kue, Ratna Mella, yang mengajarkan cara membuat berbagai olahan seperti keripik pisang (kesang), olahan ubi, dan kue cucur. Semua bahan yang digunakan mudah didapat dari lingkungan sekitar, sehingga bisa langsung dipraktikkan di rumah. Direktur YFMG, Fransiscus Go, menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, tapi bagian dari visi besar untuk membangun kemandirian ekonomi dari keluarga. \u201cKemandirian dimulai dari tangan-tangan yang terampil,\u201d ujarnya. Menurut Fransiscus, pelatihan ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan masyarakat TTU. \u201cKeterampilan yang kita tanamkan hari ini adalah warisan terbaik untuk generasi mendatang. Ini bukan sekadar pelatihan, melainkan bentuk nyata penghargaan terhadap martabat setiap keluarga,\u201d tegasnya. Ia berharap hasil dari pelatihan ini bisa membangun kesadaran warga untuk terus mengembangkan potensi lokal yang ada. \u201cDari tangan terampil, lahir ekonomi mandiri. Itulah tujuan kami untuk masyarakat Kefamenanu dan Maumolo,\u201d pungkas Fransiscus Go. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari hal sederhana. Dengan sedikit pelatihan, sumber daya yang dulu dianggap remeh kini menjadi jalan baru menuju kemandirian ekonomi warga.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1099,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[15,82,30],"class_list":["post-1098","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-fransiscus-go","tag-pelatihan","tag-yayasan-felix-mario-go"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Yayasan Felix Maria Go Latih Warga Maumolo Kelola Pisang Jadi Produk Ekonomi - Yayasan Felix Maria<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Yayasan Felix Maria Go Latih Warga Maumolo Kelola Pisang Jadi Produk Ekonomi - Yayasan Felix Maria\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Maumolo \u2014 Suasana penuh antusiasme tampak dari wajah ibu-ibu Desa Maumolo, Kelurahan Bansone, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), saat mengikuti pelatihan keterampilan yang diadakan oleh Yayasan Felix Maria Go (YFMG). Mereka kini memiliki harapan baru setelah belajar mengolah hasil alam di sekitar mereka untuk menambah penghasilan keluarga. Salah satu peserta, Magdalena Obe, menceritakan bahwa selama ini pisang yang tumbuh melimpah di desa mereka hanya dijadikan makanan ternak. \u201cKalau panen dan hasilnya banyak, kami tidak tahu harus buat apa. Kami makan sedikit, sisanya untuk makanan babi. Tapi sekarang kami diajari buat keripik pisang dan bisa dijual ke pasar atau sekolah,\u201d ujar Magdalena, Rabu (30\/7\/2025). Ia menambahkan bahwa pelatihan ini membuka wawasan para ibu tentang potensi ekonomi dari tanaman yang selama ini dianggap biasa. \u201cTerima kasih Bapak Fransiscus Go dan YFMG yang sudah ajarkan kami cara bikin keripik, mengemas, dan menjual. Sekarang pisang kami bisa hasilkan uang,\u201d ungkapnya penuh semangat. Pelatihan keterampilan tersebut merupakan bagian dari program \u201cPelatihan Keterampilan Warga Menuju Kemandirian Ekonomi\u201d yang digelar YFMG bersama Ikatan Alumni SMA Negeri 1 (Ikasmansa) Kupang, Angkatan \u201987. Hari kedua kegiatan ini dipusatkan di Desa Maumolo. Dalam kegiatan itu, para peserta belajar langsung dari Koki Kue, Ratna Mella, yang mengajarkan cara membuat berbagai olahan seperti keripik pisang (kesang), olahan ubi, dan kue cucur. Semua bahan yang digunakan mudah didapat dari lingkungan sekitar, sehingga bisa langsung dipraktikkan di rumah. Direktur YFMG, Fransiscus Go, menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, tapi bagian dari visi besar untuk membangun kemandirian ekonomi dari keluarga. \u201cKemandirian dimulai dari tangan-tangan yang terampil,\u201d ujarnya. Menurut Fransiscus, pelatihan ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan masyarakat TTU. \u201cKeterampilan yang kita tanamkan hari ini adalah warisan terbaik untuk generasi mendatang. Ini bukan sekadar pelatihan, melainkan bentuk nyata penghargaan terhadap martabat setiap keluarga,\u201d tegasnya. Ia berharap hasil dari pelatihan ini bisa membangun kesadaran warga untuk terus mengembangkan potensi lokal yang ada. \u201cDari tangan terampil, lahir ekonomi mandiri. Itulah tujuan kami untuk masyarakat Kefamenanu dan Maumolo,\u201d pungkas Fransiscus Go. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari hal sederhana. Dengan sedikit pelatihan, sumber daya yang dulu dianggap remeh kini menjadi jalan baru menuju kemandirian ekonomi warga.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yayasan Felix Maria\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-30T09:22:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/IMG-20250730-WA0010.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1156\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"652\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Deni\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Deni\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/\",\"url\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/\",\"name\":\"Yayasan Felix Maria Go Latih Warga Maumolo Kelola Pisang Jadi Produk Ekonomi - Yayasan Felix Maria\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/IMG-20250730-WA0010.jpg\",\"datePublished\":\"2025-07-30T09:22:32+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/2cc701c50ca40a9558d5df77f2d25850\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/IMG-20250730-WA0010.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/IMG-20250730-WA0010.jpg\",\"width\":1156,\"height\":652},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Yayasan Felix Maria Go Latih Warga Maumolo Kelola Pisang Jadi Produk Ekonomi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/\",\"name\":\"Yayasan Felix Maria\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/2cc701c50ca40a9558d5df77f2d25850\",\"name\":\"Deni\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/920c59f2ca5f4810f7d683392eb76969?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/920c59f2ca5f4810f7d683392eb76969?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Deni\"},\"url\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/author\/deni\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Yayasan Felix Maria Go Latih Warga Maumolo Kelola Pisang Jadi Produk Ekonomi - Yayasan Felix Maria","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Yayasan Felix Maria Go Latih Warga Maumolo Kelola Pisang Jadi Produk Ekonomi - Yayasan Felix Maria","og_description":"Maumolo \u2014 Suasana penuh antusiasme tampak dari wajah ibu-ibu Desa Maumolo, Kelurahan Bansone, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), saat mengikuti pelatihan keterampilan yang diadakan oleh Yayasan Felix Maria Go (YFMG). Mereka kini memiliki harapan baru setelah belajar mengolah hasil alam di sekitar mereka untuk menambah penghasilan keluarga. Salah satu peserta, Magdalena Obe, menceritakan bahwa selama ini pisang yang tumbuh melimpah di desa mereka hanya dijadikan makanan ternak. \u201cKalau panen dan hasilnya banyak, kami tidak tahu harus buat apa. Kami makan sedikit, sisanya untuk makanan babi. Tapi sekarang kami diajari buat keripik pisang dan bisa dijual ke pasar atau sekolah,\u201d ujar Magdalena, Rabu (30\/7\/2025). Ia menambahkan bahwa pelatihan ini membuka wawasan para ibu tentang potensi ekonomi dari tanaman yang selama ini dianggap biasa. \u201cTerima kasih Bapak Fransiscus Go dan YFMG yang sudah ajarkan kami cara bikin keripik, mengemas, dan menjual. Sekarang pisang kami bisa hasilkan uang,\u201d ungkapnya penuh semangat. Pelatihan keterampilan tersebut merupakan bagian dari program \u201cPelatihan Keterampilan Warga Menuju Kemandirian Ekonomi\u201d yang digelar YFMG bersama Ikatan Alumni SMA Negeri 1 (Ikasmansa) Kupang, Angkatan \u201987. Hari kedua kegiatan ini dipusatkan di Desa Maumolo. Dalam kegiatan itu, para peserta belajar langsung dari Koki Kue, Ratna Mella, yang mengajarkan cara membuat berbagai olahan seperti keripik pisang (kesang), olahan ubi, dan kue cucur. Semua bahan yang digunakan mudah didapat dari lingkungan sekitar, sehingga bisa langsung dipraktikkan di rumah. Direktur YFMG, Fransiscus Go, menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, tapi bagian dari visi besar untuk membangun kemandirian ekonomi dari keluarga. \u201cKemandirian dimulai dari tangan-tangan yang terampil,\u201d ujarnya. Menurut Fransiscus, pelatihan ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan masyarakat TTU. \u201cKeterampilan yang kita tanamkan hari ini adalah warisan terbaik untuk generasi mendatang. Ini bukan sekadar pelatihan, melainkan bentuk nyata penghargaan terhadap martabat setiap keluarga,\u201d tegasnya. Ia berharap hasil dari pelatihan ini bisa membangun kesadaran warga untuk terus mengembangkan potensi lokal yang ada. \u201cDari tangan terampil, lahir ekonomi mandiri. Itulah tujuan kami untuk masyarakat Kefamenanu dan Maumolo,\u201d pungkas Fransiscus Go. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari hal sederhana. Dengan sedikit pelatihan, sumber daya yang dulu dianggap remeh kini menjadi jalan baru menuju kemandirian ekonomi warga.","og_url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/","og_site_name":"Yayasan Felix Maria","article_published_time":"2025-07-30T09:22:32+00:00","og_image":[{"width":1156,"height":652,"url":"http:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/IMG-20250730-WA0010.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Deni","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Deni","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/","url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/","name":"Yayasan Felix Maria Go Latih Warga Maumolo Kelola Pisang Jadi Produk Ekonomi - Yayasan Felix Maria","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/IMG-20250730-WA0010.jpg","datePublished":"2025-07-30T09:22:32+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/2cc701c50ca40a9558d5df77f2d25850"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/#primaryimage","url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/IMG-20250730-WA0010.jpg","contentUrl":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/IMG-20250730-WA0010.jpg","width":1156,"height":652},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/07\/30\/yayasan-felix-maria-go-latih-warga-maumolo-kelola-pisang-jadi-produk-ekonomi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Yayasan Felix Maria Go Latih Warga Maumolo Kelola Pisang Jadi Produk Ekonomi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#website","url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/","name":"Yayasan Felix Maria","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/2cc701c50ca40a9558d5df77f2d25850","name":"Deni","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/920c59f2ca5f4810f7d683392eb76969?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/920c59f2ca5f4810f7d683392eb76969?s=96&d=mm&r=g","caption":"Deni"},"url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/author\/deni\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1098","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1098"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1098\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1100,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1098\/revisions\/1100"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1099"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1098"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1098"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1098"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}