{"id":1004,"date":"2025-05-02T08:49:02","date_gmt":"2025-05-02T08:49:02","guid":{"rendered":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/?p=1004"},"modified":"2025-05-02T08:49:02","modified_gmt":"2025-05-02T08:49:02","slug":"sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/","title":{"rendered":"Sambut Hardiknas, Fransiscus Go: Pendidikan Kunci Utama Pengentasan Kemiskinan dan Keterbelakangan"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Fransiscus Go, Tokoh NTT yang sejak lama konsisten dalam pemberdayaan masyarakat, dalam mementum hari pendidikan nasional (Hardiknas), menegaskan peran vital pendidikan dalam mengubah hidup dan mendorong pembangunan daerah.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan pendidikan, seseorang bisa mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik,&#8221; ujar Frans Go.<\/p>\n<p>Frans Go berkeyakinan bahwa pendidikan merupakan alat fundamental bagi kemajuan sosial dan ekonomi. Ia menekankan bahwa akses merata terhadap pendidikan berkualitas dapat mengurangi kemiskinan dan keterbelakangan di daerah tertinggal.<\/p>\n<p>&#8220;Jika setiap anak mendapatkan pendidikan terbaik, maka sangat mungkin dapat mengurangi jumlah wilayah miskin atau tertinggal,&#8221; tutur Frans Go.<\/p>\n<p>Fransiscus Go menjelaskan bahwa pendidikan tidak hanya membuka lapangan kerja tetapi juga memberdayakan individu untuk berkontribusi bagi masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Pendidikan adalah pondasi untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil dan kompetitif, yang pada gilirannya memperkuat perekonomian bangsa,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Frans Go juga menyoroti pentingnya kolaborasi pemerintah dan sektor swasta untuk meningkatkan infrastruktur pendidikan, terutama di daerah terpencil dan tertinggal.<\/p>\n<p>&#8220;Investasi dalam pendidikan adalah investasi untuk masa depan. Kita harus memastikan tidak ada anak yang tertinggal karena kurangnya akses atau sumber daya,&#8221; serunya.<\/p>\n<p>Menurutnya, di era digital ini, pendidikan harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan.<\/p>\n<p>Mengakhiri pernyataannya, Ia menyatakan optimisme bahwa dengan kerja sama, Indonesia bisa mencapai pembangunan inklusif melalui pendidikan.<\/p>\n<p>&#8220;Mari kita bersama-sama menciptakan kesempatan yang setara bagi semua, karena pendidikan adalah kunci menuju masyarakat yang adil dan sejahtera,&#8221; tutupnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Fransiscus Go, Tokoh NTT yang sejak lama konsisten dalam pemberdayaan masyarakat, dalam mementum hari pendidikan nasional (Hardiknas), menegaskan peran vital pendidikan dalam mengubah hidup dan mendorong pembangunan daerah. &#8220;Dengan pendidikan, seseorang bisa mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik,&#8221; ujar Frans Go. Frans Go berkeyakinan bahwa pendidikan merupakan alat fundamental bagi kemajuan sosial dan ekonomi. Ia menekankan bahwa akses merata terhadap pendidikan berkualitas dapat mengurangi kemiskinan dan keterbelakangan di daerah tertinggal. &#8220;Jika setiap anak mendapatkan pendidikan terbaik, maka sangat mungkin dapat mengurangi jumlah wilayah miskin atau tertinggal,&#8221; tutur Frans Go. Fransiscus Go menjelaskan bahwa pendidikan tidak hanya membuka lapangan kerja tetapi juga memberdayakan individu untuk berkontribusi bagi masyarakat. &#8220;Pendidikan adalah pondasi untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil dan kompetitif, yang pada gilirannya memperkuat perekonomian bangsa,&#8221; tambahnya. Frans Go juga menyoroti pentingnya kolaborasi pemerintah dan sektor swasta untuk meningkatkan infrastruktur pendidikan, terutama di daerah terpencil dan tertinggal. &#8220;Investasi dalam pendidikan adalah investasi untuk masa depan. Kita harus memastikan tidak ada anak yang tertinggal karena kurangnya akses atau sumber daya,&#8221; serunya. Menurutnya, di era digital ini, pendidikan harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan. Mengakhiri pernyataannya, Ia menyatakan optimisme bahwa dengan kerja sama, Indonesia bisa mencapai pembangunan inklusif melalui pendidikan. &#8220;Mari kita bersama-sama menciptakan kesempatan yang setara bagi semua, karena pendidikan adalah kunci menuju masyarakat yang adil dan sejahtera,&#8221; tutupnya.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1005,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[15,49,46],"class_list":["post-1004","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-fransiscus-go","tag-hari-pendidikan-nasional","tag-kemajuan-bangsa"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sambut Hardiknas, Fransiscus Go: Pendidikan Kunci Utama Pengentasan Kemiskinan dan Keterbelakangan - Yayasan Felix Maria<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sambut Hardiknas, Fransiscus Go: Pendidikan Kunci Utama Pengentasan Kemiskinan dan Keterbelakangan - Yayasan Felix Maria\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta \u2013 Fransiscus Go, Tokoh NTT yang sejak lama konsisten dalam pemberdayaan masyarakat, dalam mementum hari pendidikan nasional (Hardiknas), menegaskan peran vital pendidikan dalam mengubah hidup dan mendorong pembangunan daerah. &#8220;Dengan pendidikan, seseorang bisa mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik,&#8221; ujar Frans Go. Frans Go berkeyakinan bahwa pendidikan merupakan alat fundamental bagi kemajuan sosial dan ekonomi. Ia menekankan bahwa akses merata terhadap pendidikan berkualitas dapat mengurangi kemiskinan dan keterbelakangan di daerah tertinggal. &#8220;Jika setiap anak mendapatkan pendidikan terbaik, maka sangat mungkin dapat mengurangi jumlah wilayah miskin atau tertinggal,&#8221; tutur Frans Go. Fransiscus Go menjelaskan bahwa pendidikan tidak hanya membuka lapangan kerja tetapi juga memberdayakan individu untuk berkontribusi bagi masyarakat. &#8220;Pendidikan adalah pondasi untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil dan kompetitif, yang pada gilirannya memperkuat perekonomian bangsa,&#8221; tambahnya. Frans Go juga menyoroti pentingnya kolaborasi pemerintah dan sektor swasta untuk meningkatkan infrastruktur pendidikan, terutama di daerah terpencil dan tertinggal. &#8220;Investasi dalam pendidikan adalah investasi untuk masa depan. Kita harus memastikan tidak ada anak yang tertinggal karena kurangnya akses atau sumber daya,&#8221; serunya. Menurutnya, di era digital ini, pendidikan harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan. Mengakhiri pernyataannya, Ia menyatakan optimisme bahwa dengan kerja sama, Indonesia bisa mencapai pembangunan inklusif melalui pendidikan. &#8220;Mari kita bersama-sama menciptakan kesempatan yang setara bagi semua, karena pendidikan adalah kunci menuju masyarakat yang adil dan sejahtera,&#8221; tutupnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yayasan Felix Maria\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-02T08:49:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/images-2.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"679\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"452\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Deni\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Deni\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/\",\"url\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/\",\"name\":\"Sambut Hardiknas, Fransiscus Go: Pendidikan Kunci Utama Pengentasan Kemiskinan dan Keterbelakangan - Yayasan Felix Maria\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/images-2.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-05-02T08:49:02+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/2cc701c50ca40a9558d5df77f2d25850\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/images-2.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/images-2.jpeg\",\"width\":679,\"height\":452},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sambut Hardiknas, Fransiscus Go: Pendidikan Kunci Utama Pengentasan Kemiskinan dan Keterbelakangan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/\",\"name\":\"Yayasan Felix Maria\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/2cc701c50ca40a9558d5df77f2d25850\",\"name\":\"Deni\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/920c59f2ca5f4810f7d683392eb76969?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/920c59f2ca5f4810f7d683392eb76969?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Deni\"},\"url\":\"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/author\/deni\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sambut Hardiknas, Fransiscus Go: Pendidikan Kunci Utama Pengentasan Kemiskinan dan Keterbelakangan - Yayasan Felix Maria","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sambut Hardiknas, Fransiscus Go: Pendidikan Kunci Utama Pengentasan Kemiskinan dan Keterbelakangan - Yayasan Felix Maria","og_description":"Jakarta \u2013 Fransiscus Go, Tokoh NTT yang sejak lama konsisten dalam pemberdayaan masyarakat, dalam mementum hari pendidikan nasional (Hardiknas), menegaskan peran vital pendidikan dalam mengubah hidup dan mendorong pembangunan daerah. &#8220;Dengan pendidikan, seseorang bisa mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik,&#8221; ujar Frans Go. Frans Go berkeyakinan bahwa pendidikan merupakan alat fundamental bagi kemajuan sosial dan ekonomi. Ia menekankan bahwa akses merata terhadap pendidikan berkualitas dapat mengurangi kemiskinan dan keterbelakangan di daerah tertinggal. &#8220;Jika setiap anak mendapatkan pendidikan terbaik, maka sangat mungkin dapat mengurangi jumlah wilayah miskin atau tertinggal,&#8221; tutur Frans Go. Fransiscus Go menjelaskan bahwa pendidikan tidak hanya membuka lapangan kerja tetapi juga memberdayakan individu untuk berkontribusi bagi masyarakat. &#8220;Pendidikan adalah pondasi untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil dan kompetitif, yang pada gilirannya memperkuat perekonomian bangsa,&#8221; tambahnya. Frans Go juga menyoroti pentingnya kolaborasi pemerintah dan sektor swasta untuk meningkatkan infrastruktur pendidikan, terutama di daerah terpencil dan tertinggal. &#8220;Investasi dalam pendidikan adalah investasi untuk masa depan. Kita harus memastikan tidak ada anak yang tertinggal karena kurangnya akses atau sumber daya,&#8221; serunya. Menurutnya, di era digital ini, pendidikan harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan. Mengakhiri pernyataannya, Ia menyatakan optimisme bahwa dengan kerja sama, Indonesia bisa mencapai pembangunan inklusif melalui pendidikan. &#8220;Mari kita bersama-sama menciptakan kesempatan yang setara bagi semua, karena pendidikan adalah kunci menuju masyarakat yang adil dan sejahtera,&#8221; tutupnya.","og_url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/","og_site_name":"Yayasan Felix Maria","article_published_time":"2025-05-02T08:49:02+00:00","og_image":[{"width":679,"height":452,"url":"http:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/images-2.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Deni","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Deni","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/","url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/","name":"Sambut Hardiknas, Fransiscus Go: Pendidikan Kunci Utama Pengentasan Kemiskinan dan Keterbelakangan - Yayasan Felix Maria","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/images-2.jpeg","datePublished":"2025-05-02T08:49:02+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/2cc701c50ca40a9558d5df77f2d25850"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/#primaryimage","url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/images-2.jpeg","contentUrl":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/images-2.jpeg","width":679,"height":452},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/2025\/05\/02\/sambut-hardiknas-fransiscus-go-pendidikan-kunci-utama-pengentasan-kemiskinan-dan-keterbelakangan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sambut Hardiknas, Fransiscus Go: Pendidikan Kunci Utama Pengentasan Kemiskinan dan Keterbelakangan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#website","url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/","name":"Yayasan Felix Maria","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/2cc701c50ca40a9558d5df77f2d25850","name":"Deni","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/920c59f2ca5f4810f7d683392eb76969?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/920c59f2ca5f4810f7d683392eb76969?s=96&d=mm&r=g","caption":"Deni"},"url":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/author\/deni\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1004","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1004"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1004\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1006,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1004\/revisions\/1006"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1005"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1004"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1004"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasanfelixmaria.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1004"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}